Langsung ke konten utama

PSIKOLOGI

Psikologi berasal dari kata dalam bahasa Yunani Psychology yang merupakan gabungan dan kata psyche dan logos. Psyche berarti jiwa dan logos berarti ilmu. Secara harafiah psikologi diartikan sebagal ilmu jiwa. Istilah psyche atau jiwa masih sulit didefinisikan karena jiwa itu merupakan objek yang bersifat abstrak, sulit dilihat wujudnya, meskipun tidak dapat dimungkiri keberadaannya. Dalam beberapa dasawarsa ini istilah jiwa sudah jarang dipakai dan diganti dengan istilah psikis.

Banyak pendapat para ahli mengenai definisi dari psikologi, diantaranya :
  • Dakir (1993), psikologi membahas tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan lingkungannya.
  • Muhibbin Syah (2001), psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan. Tingkah laku terbuka adalah tingkah laku yang bersifat psikomotor yang meliputi perbuatan berbicara, duduk , berjalan dan lain sebgainya, sedangkan tingkah laku tertutup meliputi berfikir, berkeyakinan, berperasaan dan lain sebagainya. 
  • Chaplin (1972), Psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai perilaku manusia dan hewan, juga penyelelidikan terhadap organisme dalam segala ragam dan kerumitannya ketika mereaksi arus dan perubahan alam sekitar dan peristiwa-peristiwa kemasyarakatan yang mengubah lingkungan 
  • George A. Miller,  Psikologi adalah ilmu yang berusaha menguraikan, meramalkan dan mengendalikan peristiwa mental dan tingkah laku  
  • Clifford T. Morgan Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dan hewan 
  • Woodworth dan Marqius, psikologi adalah Ilmu pengetahuan yang mempelajari aktifitas individu sejak masih dalam kandungan sampai meninggal dunia dalam hubungannya dengan alam sekitar  
  • Richard Mayer (1981), Psikologi merupakan analisis ilmiah mengenai proses mental dan struktur daya ingat untuk memahami perilaku manusia.

  • Kesimpulan dari sudut pandang penulis :
    Psikologi adalah sebuah ilmu pengetahuan yang mempelajari jiwa / gejala-gejala kejiwaan baik yang kasat mata (perbuatan) maupun yang tidak kasat mata (penghayatan) yang terjadi terhadap seorang manusia yang mempengaruhi tingkah laku, sifat, watak (karakteristik) yang dipengaruhi oleh keadaan dari dalam dirinya maupun dari lingkungan sekitarnya.
     
    Terimakasih,
    Feny Handjana

    Komentar

    Postingan populer dari blog ini

    Aku dan saat ini

    35 tahun sudah saya hidup, saya bersyukur akan hidup saya saat ini walau tak ayal terkadang saya menyerah dengan hidup. Kenapa? Banyak hal yang sudah saya lalui mugkin semua adalah akumulasi dari rasa kecewa, sedih, diskriminasi dan pengabaian.  Teringat sebuah kata EXIST, saya exist, saya manusia yang memiliki existensi, dan saya ada karena saya diinginkan Tuhan saya untuk tetap ada, lalu kenapa saya ingin menyerah dalam hidup dan tidak ingin ada atau menghilang. Menghilang dari dunia ini? Mungkin saja iya. Tapi mungkin hanya Tuhan yang menginginkan saya tetap ada tetap exist. Untuk apa? Saya juga menebak-nebak, apakah untuk berbagi? Berbagi apa? Saya bukan orang yang memiliki kelimpahan harta sehingga apa yang bisa saya bagi? Mencoba mencari tahu dan memberanikan diri, mungkin saya bisa berbagi kisah hidup yang mungkin saja siapa tahu bisa membantu orang lain yang memiliki pengalaman hidup yang berat dan ada pikiran untuk menyerah dengan hidup. Saya hanya tidak tahu cara saya mem...

    Berbudaya dan Budayakan

    Indonesia adalah negara yang amat kaya dengan kebudayaan dan objek wisata alam di tiap wilayahnya. Terlahir di negeri yang kaya ini dengan penduduknya yang juga memiliki keanekaragaman dan hidup dalam lingkungan keluarga yang juga memiliki keanekaragaman merupakan suatu anugrah.  Kenapa tidak?  Kita makhluk yang berakal pasti akan selalu ingin tahu, maka dari itu  YUKK!!  mulai menggali rasa ingin tahu kita terhadap kebudayaan yang ada di negeri kita. Boleh ingin tahu kebudyaan dan objek wisata dari negeri-negeri luar tapi kenapa tidak mulai dari negeri sendiri yang juga memiliki keanekaragaman dari Sabang sampai Merauke. Kota Pempek, Palembang - Sumatra Selatan (1989-2007) Terlahir di kota ini saya sendiri belum menyadari bahwa kebudayaan yang saya miliki adalah budaya kehidupan sosial penduduk kota yang cukup individualis walaupun belum seperti kehidupan sosial penduduk kota metropolitan ya sampai akhirnya saya menyadarinya sewaktu saya meninggalkan kota ber...